-
Harga Pabrik Grosir Jarum Huber Sekali Pakai untuk Peralatan Bedah Medis
Tipe Lurus dan Bengkok
Jarum baja tahan karat SUS304 90 derajat
CE, ISO13485, persetujuan FDA
-
Jarum Huber Pengaman Tanpa Rasa Sakit, Tajam, dan Tanpa Rasa Sakit, Dinding Tipis, Ukuran 19g, 20g, 21g, 22g
Lurus dan tipe Y
Ukuran: 19G-23G
CE, ISO13485, Persetujuan FDA
-
Jarum Huber Sekali Pakai Medis untuk Port Kemoterapi
Ukuran: 19G, 20G, 21G, 22G
Sertifikat: CE, ISO13485, FDA
-
Jarum port Huber sekali pakai 19G 20G 21G 22G
Jarum port Huber sekali pakai adalah alat medis yang digunakan untuk mengakses port implan pasien.
-
Perlengkapan Medis Sekali Pakai Jarum Huber Tipe Y Pengaman
Set Jarum Huber Pengaman
Kemasan steril, hanya untuk sekali pakai.
Keamanan terjamin, pencegahan tertusuk jarum.
Desain ujung jarum khusus untuk mencegah kontaminasi serpihan karet.
Ukuran khusus tersedia.
-
Gripper Plus Safety Huber Needle yang Setara
Jarum Huber digunakan untuk memberikan kemoterapi, antibiotik, dan TPN melalui implan yang ditanamkan.
Port infus. Jarum-jarum ini dapat dibiarkan di port selama berhari-hari. Melepaskannya bisa jadi sulit.
atau mencabut jarum dengan aman. Kesulitan mencabut jarum seringkali menimbulkan reaksi balik.
Tindakan ini seringkali membuat tangan yang menstabilkan tertusuk jarum oleh dokter. (Safety Huber)
jarum ditarik atau dilindungi saat jarum dikeluarkan dari port yang ditanamkan untuk mencegah
Potensi terjadinya hentakan balik yang mengakibatkan tertusuk jarum secara tidak sengaja. -
Jarum port Huber 19G 20G 21G 22G dengan ujung jarum 90 derajat
Jarum Huber digunakan untuk memberikan kemoterapi, antibiotik, dan TPN melalui implan yang ditanamkan.
Port infus. Jarum-jarum ini dapat dibiarkan di port selama berhari-hari. Melepaskannya bisa jadi sulit.
atau mencabut jarum dengan aman. Kesulitan mencabut jarum seringkali menimbulkan reaksi balik.
Tindakan ini seringkali membuat tangan yang menstabilkan tertusuk jarum oleh dokter. (Safety Huber)
jarum ditarik atau dilindungi saat jarum dikeluarkan dari port yang ditanamkan untuk mencegah
Potensi terjadinya hentakan balik yang mengakibatkan tertusuk jarum secara tidak sengaja.






