Dalam pengujian medis dan diagnosis serta pengobatan klinis,Tabung pengumpul darah EDTASebagai bahan habis pakai utama untuk pengambilan darah, antikoagulan memainkan peran penting dalam menjamin integritas sampel dan akurasi pengujian. Dalam artikel ini, kita akan menganalisis secara komprehensif "penjaga tak terlihat" ini di bidang medis dari aspek definisi, klasifikasi warna, prinsip antikoagulasi, tujuan pengujian, dan standar penggunaan.
Apatabung pengumpul darah EDTA?
Tabung pengumpul darah EDTA adalah jenis tabung pengumpul darah vakum yang mengandung Asam Etilen Diamin Tetraasetat atau garamnya, yang terutama digunakan untuk pengumpulan sampel darah dan pengobatan antikoagulan. EDTA dapat memblokir reaksi kaskade koagulasi dengan mengkelat ion kalsium dalam darah, sehingga menjaga darah tetap dalam keadaan cair untuk waktu yang lama, dan menyediakan sampel yang stabil untuk pengujian rutin darah dan biologi molekuler. Tabung ini menyediakan sampel yang stabil untuk pengujian rutin darah, biologi molekuler, dan pengujian lainnya.
Sebagai bagian penting dariperlengkapan medis habis pakaiTabung pengumpul darah EDTA harus mematuhi standar nasional “Wadah pengumpulan sampel darah vena sekali pakai” (misalnya GB/T 19489-2008) untuk memastikan kinerja sterilitas, non-pirogenik, dan non-sitotoksik.
Tabung pengumpul darah EDTA dengan berbagai warna
Menurut standar umum internasional (seperti pedoman CLSI H3-A6), tabung pengumpul darah EDTA biasanya ditutup dengan warna ungu (EDTA-K2/K3) atau biru (natrium sitrat yang dicampur dengan EDTA) untuk membedakan penggunaannya:
| Warna | Aditif | Aplikasi Utama |
| Topi ungu | EDTA-K2/K3 | Tes darah rutin, penentuan golongan darah, tes hemoglobin terglikasi |
| Topi biru | Natrium sitrat + EDTA | Tes koagulasi (digunakan oleh beberapa laboratorium) |
Catatan: Beberapa merek mungkin diberi kode warna lain, periksa petunjuk sebelum digunakan.
Mekanisme antikoagulasi tabung pengumpul darah EDTA
EDTA melalui gugus karboksil molekulnya (-COOH) dan ion kalsium dalam darah (Ca²⁺) bergabung membentuk khelat yang stabil, sehingga menghambat aktivasi plasminogen, memblokir proses koagulasi fibrinogen menjadi fibrin. Antikoagulasi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
1. Awitan kerja yang cepat: antikoagulasi dapat diselesaikan dalam 1-2 menit setelah pengambilan darah;
2. Stabilitas tinggi: sampel dapat disimpan selama lebih dari 48 jam (jika didinginkan dapat diperpanjang hingga 72 jam);
3. Jangkauan aplikasi yang luas: cocok untuk sebagian besar tes hematologi, tetapi tidak untuk tes koagulasi atau fungsi trombosit (diperlukan tabung natrium sitrat).
Item pengujian inti tabung pengumpul darah EDTA
1. Analisis darah rutin: hitung sel darah putih, parameter sel darah merah, konsentrasi hemoglobin, dll;
2. Identifikasi golongan darah dan pencocokan silang: Golongan darah ABO, deteksi faktor Rh;
3. Diagnosis molekuler: pengujian genetik, penentuan viral load (misalnya HIV, HBV);
4. Hemoglobin terglikasi (HbA1c): pemantauan glukosa darah jangka panjang untuk diabetes melitus;
5. Pemeriksaan parasit darah: Deteksi Plasmodium dan mikrofilaria.
Penggunaan norma dan tindakan pencegahan
1. Proses pengumpulan:
Setelah mendisinfeksi kulit, lakukan tindakan sesuai dengan standar pengambilan darah vena;
Segera setelah pengambilan, balikkan tabung pengambilan darah 5-8 kali untuk memastikan antikoagulan tercampur sepenuhnya dengan darah;
Hindari guncangan keras (untuk mencegah hemolisis).
2. Penyimpanan dan transportasi:
Simpan pada suhu ruangan (15-25°C), hindari panas atau pembekuan;
Letakkan secara vertikal selama pengangkutan untuk mencegah tutup tabung terlepas.
3. Skenario kontraindikasi:
Tabung natrium sitrat diperlukan untuk Koagulasi IV (PT, APTT, dll.);
Tes fungsi trombosit memerlukan tabung natrium sitrat.
Bagaimana cara memilih kualitas tinggi?tabung pengumpul darah EDTA?
1. Kualifikasi dan sertifikasi: pilih produk yang telah lulus sertifikasi ISO13485 dan CE. 2;
2. Keamanan material: badan tabung harus transparan dan bebas dari residu plasticizer;
3. Dosis yang akurat: jumlah antikoagulan yang ditambahkan harus sesuai dengan standar nasional (misalnya konsentrasi EDTA-K2 sebesar 1,8±0,15 mg/mL);
4. Reputasi merek: Prioritas diberikan kepada merek-merek terkenal di bidang perlengkapan medis untuk memastikan stabilitas batch produksi.
Kesimpulan
Sebagai anggota kunci darialat pengumpul darahTabung pengumpul darah EDTA memiliki dampak langsung pada akurasi hasil tes dalam hal sifat antikoagulannya. Dengan menstandarisasi penggunaan tabung pengumpul darah berkode warna yang berbeda dan menggabungkannya dengan prosedur pengumpulan yang ketat, hal ini dapat memberikan dasar yang andal untuk diagnosis klinis. Di masa depan, dengan perkembangan pengobatan presisi, tabung pengumpul darah EDTA akan memainkan peran yang lebih penting dalam analisis darah, pengurutan gen, dan bidang lainnya, serta terus melindungi kesehatan manusia.
Waktu posting: 24 Maret 2025







