Itutabung rektaladalah tabung berongga fleksibel yang dimasukkan ke dalam rektum untuk meredakan gejala yang terkait dengan komplikasi gastrointestinal, seperti gas dan impaksi feses. Sebagai jeniskateter medis, hal ini memainkan peran penting baik dalam perawatan darurat maupun manajemen rumah sakit rutin. Memahamiindikasi tabung rektal, sesuaiukuran tabung rektalProsedur penggunaan, dan berapa lama alat tersebut dapat tetap terpasang dengan aman sangat penting untuk perawatan pasien yang efektif dan aman.
Apa Itu Tabung Rektal?
Tabung rektal, juga dikenal sebagai tabung flatus, adalah sebuahbarang habis pakai medisDirancang untuk membantu mengurangi tekanan pada usus dengan memungkinkan lewatnya gas atau feses. Biasanya terbuat dari karet lunak atau plastik dan memiliki ujung yang membulat untuk meminimalkan trauma pada mukosa rektum. Beberapa tabung rektal memiliki banyak lubang samping untuk meningkatkan efisiensi drainase.
Digunakan terutama di rumah sakit dan fasilitas perawatan, tabung rektal merupakan bagian dari kategori yang lebih luas yaitu...kateter medisBerbeda dengan kateter urin yang dimasukkan ke dalam kandung kemih, kateter rektal dirancang khusus untuk dimasukkan ke dalam rektum guna membantu dekompresi usus atau pengalihan feses.
Indikasi Pemasangan Tabung Rektal: Kapan Digunakan?
Terdapat beberapa kondisi klinis di mana pemasangan tabung rektal mungkin diindikasikan. Kondisi-kondisi tersebut meliputi:
- Meredakan perut kembung atau distensi perut– Ketika pasien menderita penumpukan gas berlebihan (seringkali setelah operasi), selang rektal membantu mengurangi ketidaknyamanan dan mengurangi tekanan pada rongga perut.
- Penanganan inkontinensia feses– Pada pasien perawatan intensif atau perawatan jangka panjang, terutama mereka yang terbaring di tempat tidur atau tidak sadarkan diri, selang rektal dapat membantu mengatasi buang air besar yang tidak teratur dan mencegah kerusakan kulit.
- Impaksi tinja– Selang rektal dapat membantu mengurangi penumpukan feses keras ketika enema tradisional atau pengeluaran feses secara manual tidak efektif.
- Sebelum atau sesudah operasi– Atonia usus atau ileus pasca operasi dapat menyebabkan retensi gas yang parah. Tabung rektal dapat dipasang sementara untuk meredakan gejala.
- Prosedur diagnostik– Dalam beberapa teknik pencitraan, tabung rektal membantu memasukkan media kontras ke dalam usus untuk visualisasi yang lebih jelas.
Kondisi-kondisi ini secara kolektif disebut sebagaiIndikasi pemasangan selang rektal, dan penilaian yang tepat oleh tenaga medis profesional diperlukan sebelum pemasangan.
Ukuran Tabung Rektal: Memilih yang Tepat
Memilih yang tepatukuran tabung rektalHal ini sangat penting untuk keselamatan dan kenyamanan pasien. Tabung rektal tersedia dalam berbagai ukuran, biasanya diukur dalam satuan French (Fr). Ukuran French menunjukkan diameter luar kateter — semakin tinggi angkanya, semakin besar tabungnya.
Berikut adalah ukuran tabung rektal umum menurut kelompok usia:
- Bayi dan neonatus:12–14 Fr
- Anak-anak:14–18 Fr
- Orang dewasa:22–30 Fr
- Pasien lanjut usia atau pasien dengan kondisi lemah:Ukuran yang lebih kecil mungkin lebih disukai tergantung pada tonus rektal.
Memilih ukuran yang tepat memastikan bahwa tabung tersebut efektif tanpa menyebabkan trauma atau ketidaknyamanan yang tidak perlu. Tabung yang terlalu besar dapat merusak lapisan rektum, sementara tabung yang terlalu kecil mungkin tidak memungkinkan drainase yang memadai.
Prosedur Pemasangan Tabung Rektal
Pemasangan selang rektal harus selalu dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih dalam kondisi aseptik. Berikut adalah gambaran umum prosedur tersebut:
- Persiapan:
- Jelaskan prosedur tersebut kepada pasien (jika sadar) untuk mengurangi kecemasan.
- Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan: selang rektal, pelumas berbahan dasar air, sarung tangan, bantalan penyerap, dan wadah penampung atau kantung pengumpul jika diperlukan.
- Posisikan pasien miring ke kiri (posisi Sims) untuk mengikuti lekukan alami rektum dan kolon sigmoid.
- Insersi:
- Gunakan sarung tangan dan oleskan pelumas secukupnya pada tabung.
- Masukkan selang secara perlahan ke dalam rektum (sekitar 3–4 inci untuk orang dewasa) sambil memantau adanya hambatan.
- Jika terdapat hambatan, jangan paksa memasukkan selang—sebaliknya, coba posisikan ulang pasien atau gunakan selang yang lebih kecil.
- Pemantauan dan Pengamanan:
- Setelah dimasukkan, amati apakah ada gas, feses, atau cairan yang keluar.
- Selang tersebut dapat dihubungkan ke sistem drainase atau dibiarkan terbuka ke udara, tergantung pada tujuan penggunaannya.
- Pantau ketidaknyamanan pasien, perdarahan, atau tanda-tanda perforasi usus.
- Cara Melepas dan Merawat:
- Sebagian besar tabung rektal tidak dirancang untuk tetap berada di tempatnya selamanya.
- Jika sudah tidak dibutuhkan lagi, cabut selang dengan hati-hati dan buang sesuai dengan protokol pengendalian infeksi rumah sakit.
Berapa Lama Selang Rektal Dapat Dipasang?
Lamanya selang rektal dapat tetap terpasang bergantung pada situasi klinis dan kondisi pasien. Namun, selang rektal umumnyatidak dirancang untuk penggunaan jangka panjang.
- Peredaan sementara (gas, penyumbatan):Selang dapat dimasukkan selama 30 menit hingga 1 jam lalu dilepas.
- Sistem pengelolaan feses (untuk inkontinensia):Beberapa sistem khusus dapat dibiarkan tetap di tempatnya untukhingga 29 hariNamun, hanya di bawah pengawasan medis yang ketat.
- Penggunaan rutin di rumah sakit:Jika selang dibiarkan terpasang untuk drainase, selang tersebut harus diperiksa setiap beberapa jam dan diganti setiap 12–24 jam untuk mengurangi risiko luka tekan atau infeksi.
Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan komplikasi seperti tukak rektum, nekrosis tekan, atau bahkan perforasi. Oleh karena itu, penilaian berkelanjutan sangat penting, dan penggunaan jangka panjang harus dihindari kecuali menggunakan produk yang memang dirancang khusus untuk durasi tersebut.
Risiko dan Tindakan Pencegahan
Meskipun tabung rektal umumnya aman jika digunakan dengan benar, potensi risikonya meliputi:
- pendarahan rektal atau trauma mukosa
- Perforasi usus (jarang terjadi tetapi serius)
- Cedera akibat tekanan pada sfingter anus
- Infeksi atau iritasi
Untuk meminimalkan risiko ini, sangat penting untuk menggunakan yang benar.ukuran tabung rektalPastikan pemasangan dilakukan dengan lembut, dan batasi durasi pemasangan. Pasien harus dipantau secara ketat untuk mengetahui adanya ketidaknyamanan, perdarahan, atau efek samping lainnya.
Kesimpulan
Itutabung rektaladalah sesuatu yang berhargabarang habis pakai medisDigunakan untuk mengelola berbagai kondisi gastrointestinal dan yang berhubungan dengan usus. Baik itu untuk meredakan gas, mengatasi inkontinensia, atau membantu dalam prosedur diagnostik, memahami penggunaan yang tepat sangatlah penting.indikasi tabung rektal, sesuaiukuran tabung rektal, dan pedoman prosedur yang aman sangat penting untuk hasil pasien yang optimal.
Sebagai yang umum digunakankateter medisNamun, penggunaannya harus selalu dipandu oleh pertimbangan medis profesional. Dengan penggunaan dan pemantauan yang tepat, selang rektal dapat sangat meningkatkan kenyamanan pasien dan mengurangi komplikasi yang terkait dengan disfungsi usus.
Waktu posting: 06 Mei 2025








